KUMITUKONSULTAN.COM – Organisasi Standardisasi Internasional atau lebih dikenal dengan singkatan ISO (International Organization for Standardization), bulan lalu berulang tahun yang ke-70. Dr Zhang Xiaogang selaku Presiden ISO mengatakan, bahwa ISO telah mengembangkan standar yang mendorong kemajuan industri, mempromosikan perdagangan global dan meningkatkan keselamatan, kesehatan, dan keamanan lingkungan.

Sejarah ISO dimulai pada tahun 1946, ketika delegasi dari 25 negara berkumpul di London untuk membahas masa depan standardisasi. Setahun kemudian, pada tanggal 23 Februari 1947, ISO secara resmi menjalankan tugasnya sebagai organisasi standardisasi internasional. Pada era pascaperang, para pendiri melihat Standar Internasional sebagai kunci untuk sebuah usaha rekonstruksi di dunia.

Kembali pada tahun 1947. Tujuan dari organisasi yang masih muda ini untuk memfasilitasi koordinasi dan penyatuan standar yang dikembangkan oleh badan anggotanya, yang semuanya mempunyai entitas standardisasi nasional di negara masing-masing. Para pendiri memutuskan bahwa organisasi ISO akan terbuka untuk setiap negara yang ingin berkolaborasi—dengan hak yang sama dan kewajiban yang sama.

Prinsip-prinsip pendiri sampai hari ini masih berlaku. Bahkan pada Desember 2016, anggota ISO telah berkembang engan memasukkan 163 anggota dari hampir setiap negara di dunia. Standardisasi telah dimulai sejak lama dan Standar Internasional ISO, yang kini mencakup hampir semua aspek bisnis dan teknologi, akan terus memastikan perubahan positif dalam perkembangan dunia.

Langkah pertama

Setelah pembentukan organisasi, 67 kelompok ahli (disebut komite teknis) didirikan di bidang teknis tertentu; seperti di bidang ulir sekrup, teknologi kelautan, makanan, tekstil, cat dan peralatan laboratorium—dengan dedikasi untuk mengembangkan standar internasional. Pada tahun 1951, komite teknis berhasil membuat standar ISO pertama (pada saat itu disebut “Rekomendasi”) ISO/R 1:1951, acuan standar suhu untuk pengukuran panjang industri. Sejak itu portofolio ISO diperluas dan mencakup lebih dari 22.000 standar untuk mendukung semua perubahan penting dalam teknologi, lingkungan dan sosial yang terjadi di dunia.

“Selama 70 tahun, ISO telah membuat standar yang membentuk sejarah kita dan disertai inovasi terbesar di dunia. Dari standardisasi bahan, komponen dan peralatan untuk kedirgantaraan atau industri otomotif untuk pengukuran polusi lingkungan, dari membangun sistem manajemen sampai memastikan keamanan pangan dalam rantai pasokan bahkan menciptakan pedoman untuk interaksi manusia dan robot, kebutuhan untuk standardisasi internasional selalu berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri,” kata Dr Zhang Xiaogang, Presiden ISO.

Memperluas dan mengembangkan masyarakat

ISO telah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk memperluas lingkaran stakeholder, membawa berbagai audiens dengan standardisasi, seperti konsumen atau negara-negara berkembang. Pada tahun 1950, anggota ISO baru terdiri dari organisasi dari negara berkembang. Untuk menanggapi kebutuhan para anggota, pada tahun 1961, ISO membentuk Komite ISO untuk masalah di negara-negara berkembang (ISO/DEVCO), yang membantu mereka mendapatkan hasil maksimal dari pengembangan standar. Hari ini, tiga perempat dari anggota ISO adalah dari negara-negara berkembang.

Membantu untuk meningkatkan kepuasan dan keselamatan konsumen adalah peran penting lain dari standar. Mengintegrasikan pandangan mereka tentang pengembangan standar itu penting, karena perspektif di kehidupan nyata membantu memastikan bahwa isu-isu seperti mutu dan keamanan ditangani secara memadai. Pentingnya pengaruh konsumen telah disahkan oleh penciptaan, pada tahun 1978, dari Komite Dewan Kebijakan Konsumen, sekarang secara resmi dikenal sebagai Komite ISO kebijakan konsumen (ISO/COPOLCO), untuk mempromosikan dan mendorong minat konsumen terhadap standar.

Keterlibatan pemangku kepentingan yang berjangkauan luas dan efektif sangat penting dalam menjaga relevansi Standar Internasional. Untuk memastikan hubungan yang kuat antara standar dan inovasi, ISO telah membangun berkolaborasi dengan jaringan organisasi global dan regional, termasuk kemitraan dengan International Electrotechnical Commission (IEC) dan International Telecommunication Union (ITU), dan telah menjalin hubungan dengan lebih dari 700 organisasi internasional yang bekerja di bidang yang berhubungan dengan standardisasi. Selain itu, kontribusi dari perusahaan besar dan kecil, pihak berwenang dan pemerintah di seluruh dunia merupakan dasar berfungsinya ISO.

Tantangan ISO di masa depan

“Untuk 70 tahun terakhir, ISO telah mengembangkan standar yang mendorong kemajuan industri, mempromosikan perdagangan global dan meningkatkan keselamatan, kesehatan, dan keamanan lingkungan. Tapi ini hanya awal,” ucap Dr Zhang.

“Melihat masa depan, jelas bahwa dunia kita menghadapi banyak tantangan yang melintasi batas-batas negara. Perubahan iklim, kelangkaan air, keamanan cyber dan migrasi skala besar adalah beberapa masalah dari yang kita hadapi saat ini, mengharuskan tindakan internasional dan terintegrasi,” lanjutnya.

Banyak dari tantangan ini telah dimasukkan dalam 17 Sustainable Development Goals (SDGs), diadopsi oleh PBB sebagai bagian dari Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 mereka. Diluncurkan pada 2015, SDGs menetapkan target ambisius untuk 15 tahun ke depan dan akan membantu berkonsentrasi tindakan internasional untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet ini dan menjamin kemakmuran bagi semua.

“ISO memiliki banyak standar yang dapat membantu organisasi dan perusahaan mengatasi agenda ini,” kata Presiden ISO. “Kami siap menyediakan alat-alat yang efisien untuk membantu berbagai masyarakat di seluruh dunia dalam menghadapi tantangan ini dan membentuk dunia yang lebih baik.” Masa depan standardisasi menjanjikan.

Selamat ulang tahun ke-70, ISO! Tantangan ISO perusahaan, segera hubungi kami. Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *