KUMITUKONSULTAN.COM – Pengendalian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jilid V berarti proses, cara, perbuatan mengendalikan; pengekangan. Sedang internal berarti  dalam atau di kalangan sendiri. Pengendalian internal perusahaan berarti suatu proses mengendalikan dalamnya perusahaan, bisa dari karyawan maupun sistem manajemen yang digunakan.

Pengendalian internal perusahaan adalah sistem manajemen yang digunakan untuk melihat sejauh mana efektivitas dan pengawasan terhadap ketidaksesuaian dalam mencari peluang perbaikan perusahaan. Pengendalian internal yang dimaksud adalah tidak adanya sistem internal audit, atau pengawasan pada sistem organisasi atau perusahaan. Hal itupun tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak ada komitmen yang baik dari dari masing-masing manajemen.

Sistem pengendalian internal perusahaan yang efektif merupakan unsur penting dalam pengelolaan perusahaan. Perusahaan yang efektif adalah perusahaan yang dapat membantu manajemen perusahaan untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku; menjamin tersedianya laporan keuangan dan laporan manajemen yang benar, lengkap, dan tepat waktu; dan memenuhi efisiensi dan efektivitas dari kegiatan usaha perusahaan.

Tujuan Sistem Pengendalian Internal Perusahaan, antara lain:

  1. Kepatuhan: yaitu menjamin bahwa semua kegiatan usaha perusahaan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik ketentuan yang oleh pemerintah maupun kebijakan dan prosedur internal yang ditetapkan oleh perusahaan.
  2. Informasi: yaitu menyediakan laporan yang benar, lengkap, tepat waktu dan relevan yang diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Operasional: yaitu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menggunakan aset dan sumber daya lainnya dalam rangka melindungi perusahaan dari risiko kerugian.

Prosedur Pengendalian Internal Perusahaan

Prosedur pengendalian ditetapkan untuk menstandarisasi proses kerja, sehingga menjamin tercapainya tujuan perusahaan dan mencegah atau mendeteksi terjadinya ketidakberesan dan kesalahan. Prosedur pengendalian meliputi hal-hal sebagai berikut:

  • Pelimpahan tanggung jawab.
  • Pemisahan tanggung jawab untuk kegiatan terkait.
  • dan lain-lain.

  Peran Penting Sistem Pengendalian Internal

  • Membantu manajemen dalam mengendalikan dan memastikan keberhasilan kegiatan organisasi.
  • Menciptakan pengawasan melekat, menutupi nkelemahan dan keterbatasan personel, serta mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dan kecurangan.
  • Membantu auditor dalam menentukan ukuran sampel dan pendekatan audit yang akan diterapkan.
  • dan lain-lain.

Arti pentingnya Sistem Pengendalian Internal bagi manajemen dan auditor independen sudah lama diakui, dan pengakuan tersebut makin meluas dengan alasan:

  • Semakin luas lingkup dan ukuran perusahaan mengakibatkan di dalam banyak hal manajemen tidak dapat melakukan pengendalian secara langsung atau secara pribadi terhadap jalannya perusahaan.
  • Pengecekan dan review yang melekat pada sistem pengendalian internal yang baik dapat akan pula melindungi dari kelemahan manusia dan mengurangi kekeliruan dan penyimpangan yang akan terjadi.
  • dan lain-lain.

Sistem pengendalian internal perusahaan akan efektif dan efisien jika melibatkan pimpinan (Top Management). Komitmen adalah yang paling utama berjalannya sistem ini. Hal ini akan mempengaruhi beberapa hal, misal cara antarkaryawan berinteraksi satu sama lain dan kepatuhan terhadap prosedur-prosedur yang dimiliki perusahaan.

Hubungi kami jika perusahaan Anda ingin menerapkan sistem pengendalian internal perusahaan. Klik di sini untuk kontak kami dan klik di sini untuk permintaan proposal penawaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *