Oleh: Rusdi Indra Safutra, Konsultan

When firms focus on doing the right thing and on serving all the stakeholders to whom they are responsible, they can not only transform economic performance,but also play a central role in healing the social and environmental system on which we all depend.

KUMITUKONSULTAN.COM – Corporate Social Responsibility (CSR) tidak hanya menjadi pusat perhatian perusahaan saja, pemerintah dan masyarakat juga telah merasakan manfaat dari program ini. CSR adalah refleksi tanggung jawab perusahaan untuk meminimalisir dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif operasinya terhadap seluruh stakeholder, baik dari segi ekonomi, sosial dan lingkungan. Hasilnya, kini perusahaan berlomba-lomba untuk merencanakan program-program CSR untuk menarik hati publik dan juga dalam rangka memenuhi persyaratan atau peraturan yang berlaku.

Dalam prakteknya tidak ada standar praktek CSR yang dianggap paling baik. Perusahaan diberi keleluasaan dalam menentukan aktivitas CSR sesuai dengan misi, budaya, dan lingkungan tiap perusahaan. Sebagai panduan, perusahaan dapat mengacu pada ISO 26000: Guidance Standard on Social Responsibility yang di dalamnya terdapat 7 prinsip pelaksanaan CSR, antara lain: akuntabilitas, transparansi, perilaku etis, penghormatan pada kepentingan Stakeholder, kepatuhan terhadap hukum, penghormatan terhadap norma perilaku internasional, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Kotler dan Lee (2005) menyebutkan bahwa ada beberapa bentuk program CSR yang dapat dipilih dan diimplimentasikan oleh perusahaan. Beberapa tipe Corporate Social Responsibility yang dimaksud, yaitu :

  1. Cause Promotions

Dalam prakteknya perusahaan berusaha meningkatkan awareness masyarakat terkait isu tertentu, dimana isu tersebut tidak selalu berkaitan dengan core bisnis perusahaan, kemudian pemerintah mengajak perusahaan untuk menyumbangkan waktu atau materi untuk mengatasi atau mencegah permasalahan tersebut.

  1. Cause Related Marketing

Dalam prakteknya perusahaan mengajak masyarakat untuk membeli atau menggunakan produknya, dimana sebagian keuntungannya digunakan untuk mengatasi atau mencegah masalah tertentu.

  1. Corporate Social Marketing

Dalam prakteknya perusahaan melakukan kampanye untuk mengubah perilaku masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan publik, menjaga kelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan kesejahteraan.

  1. Corporate Philantrophy

Dalam prakteknya perusahaan memberikan sumbangan secara langsung baik berupa dana, barang atau jasa kepada phak yang membutuhkan

  1. Corporate Volunteering

Dalam prakteknya perusahaan mengajak karyawannya ikut terlibat dalam program CSR yang dilakukan melalui sumbangsi waktu dan tenaga.

  1. Socially Responsible Business

Dalam prakteknya perusahaan melakukan perubahan salah satu atau keseluruhan sistem kerjanya agar dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pilihlah bentuk CSR yang sesuai dengan tujuan perusahaan, tipe program dan keuntungan potensial yang ingin perusahaan Anda capai. Hubungi Kami jika Anda atau perusahaan ingin mengadakan pelatihan terkait Corporate Social Responsibility.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *